Kereta kami berangkat sekitar 15.20 dari Stasiun Gubeng Surabaya, 25 Oktober 2006 lalu. Yach, kami, Abi, Ummi dan Raka mo mudik ke maospati ke eyangnya Raka. Perjalanannya sungguh menyenangkan, Raka liat keadaan di sekitar lewat jendela kereta Sancaka yang mengantar kami waktu itu.

Subhanalloh, begitu sampai stasiun Madiun dan mau turun, liat orang banyak sekali. Mereka semua pada mau merayakan hari Fitri dengan bersilaturahim bersama keluarga masing-masing. Kami pun turun dan langsung mencari eyang Raka yang udah menjemput. Ehm… di mana ya, pikir kami. Kamipun berjalan menuju pintu keluar, alhamdulillah, eyang Raka udah berdiri disitu menjemput kami dan Raka pun dipeluk dengan sayang.

Dengan diantar eyang Raka (eyang kakung dan putri) bersama kami berlima menuju rumah di Kraton Maospati. Kami udah rindu pada semuanya. Raka pingin bertemu tante Anik ama Om Jito, tante Ningrum ama Om Yanto dan tentunya silucu Nisrina Afifah. Atas ijin Alloh, kita semua dipertemukan dalam suasana nan fitri ini. Kebahagiaan ini bertambah, karena eyang putri Raka di Surabaya ikut nyusul ke maospati. Lengkap dech.

Insya Alloh, senin pagi, kita akan kembali ke Surabaya bersama Sancaka lagi. doain Raka sehat ya….

Met idul fitri 1427 H buat semuanya, maaf lahir batin ya, taqobalallohu minna wa minkum, taqobbal yaa karim.

Salam,

Abi, Ummi dan Raka.